Manny Pacquiao

Dapidran Emmanuel Pacquiao lahir pada 17 Desember 1978 di Kibawe, Bukidnon, Filipina, dan yang dikenal sebagai Manny “Pac Man” Pacquiao adalah petinju profesional filipina, di waktu tertentu manny juga menjalani kegiatan sebagai aktor dan artis rekaman. Majalah Ring menobatkannya sebagai petinju pound for pound terbaik di kolong jagat saat ini.

Dia adalah mantan juara dunia kelas ringan ringan WBC, juara dunia kelas bulu Super WBC, Super Bantam IBF dan juara dunia kelas terbang WBC. Ia juga menjadi tajuk utama pada Majalah Cincin untuk kelas bulu, Super bulu, dan kelas menengah.

Kelebihan Pacquiao adalah pada kecepatan dan kekuatan pukulannya. Gaya kidalnya juga membuat lawan sulit menebak pukulannya.

Sejumlah nama besar pun pernah dikalahkan Pacman. Di antaranya Erik Morales, Marco Antonio Barerra, Oscar de la Hoya dan Ricky Hatton. Kehebatannya membuat rakyat Filipina mengangapnya sebagai pahlawan. Konon, setiap kali ia bertanding, jalanan Filipina sepi. Aksi kejahatan pun nyaris tak ada.

Manny Pacquiao adalah petinju pertama dalam sejarah yang telah memenangkan tujuh gelar dunia dalam tujuh kelas berbeda.

Kehidupan pribadi

Pacquiao lahir di Kibawe, Bukidnon, Mindanao dan saat ini tinggal di rumahnya kota General Santos City, South Cotabato, Filipina. Ia menikah dengan Jinkee Pacquiao dan mereka memiliki empat anak.


Awal karir

Pacquiao memulai karier tinju profesional pada usia 16 tahun di berat 106 lbs (Light kelas terbang). Pertarungan awal terjadi di tempat-tempat lokal kecil dan ditampilkan di Vintage Olahraga ‘Blow by Blow, sebuah pertunjukan tinju malam. Debut profesionalnya berlangsung 4 ronde melawan Edmund “Enting” Ignacio pada 22 Januari 1995, yang dimenangkan Pacquiao melalui keputusan juri., dan Pacquiao pun menjadi bintang instan dari program tinju tersebut. Teman dekat Pacquiao Mark Penaflorida meninggal pada tahun 1994 hal tersebut mendorong Pacquiao muda untuk mengejar karier tinju profesionalnya.

Sebelum kalah dalam pertarungan 12 ronde melawan Rustico Torrecampo melalui knockout (KO) pada ronde ke tiga , berat badannya meningkat dari 106 ke 113 lbs. Pada pertandingan tersebut Berat badan Pacquiao tidak memenuhi kriteria . Jadi ia terpaksa menggunakan sarung tangan lebih berat daripada Torrecampo, sehingga menempatkan Pacquiao pada kerugian.

Tak lama setelah pertarungan melawan Torrecampo, di kelas 112 lbs. pacquiao meemenangan gelar terbang WBC atas Chatchai Sasakul di putaran kedelapan tapi gelar ini hanya berahan sebentar. pacquiao kehilangan gelarnya pada pertarungan mempertahankan gelar yang kedua kalinya melawan Medgoen. Singsurat, yang juga dikenal sebagai Medgoen 3K Battery, melalui KO ronde ketiga pada pertarungan diadakan di Nakhon Si Thammarat, Thailand. Secara teknis pacquiao mengalami kerugian, ketika dalam timbang badan, bobotnya melampaui batas berat badan 112 lbs (51 kg).

Setelah kekalahannya atas Singsurat, Pacquiao menjajaki kelas baru. Kali ini, Pacquiao pergi ke kelas Super Bantamweight 55 kg, di mana ia memenangkan WBC International Super Bantamweight . Dia mempertahankan gelar lima kali sebelum kesempatan untuk gelar juara dunia lainnya datang.

Langkah besar pacquiao datang pada 23 Juni 2001, melawan juara IBF Super Bantam, Lehlohonolo Ledwaba. Pacquiao memenangkan pertarungan dengan TKO untuk menjadi juara Bantam Super IBF pada pertarungan digelar di MGM Grand, Las Vegas, Nevada. Dia mpertahankan gelar ini lima kali dan berjuang ke putaran seri keenam melawan Agapito Sanchez dalam pertarungan yang dihentikan lebih awal setelah Pacquiao menerima 2 kali tandukan kepala.

Anggota Dewan

Manny Pacquiao resmi menduduki posisi sebagai anggota terpilih baru kongres Filipina. Ia pun sanggup dan tidak gugup saat menyampaikan pidato perdananya di kongres Filipina.

Pacquiao mengutip puisi karangan Robert Frost dan ucapan penyiar olahraga terkenal Michael Bufferand saat berpidato.

“‘Saya sangat menyadari bagaimana rasanya hidup tanpa rumah dan tahu bagaimana rasanya kelaparan,” kata Pacquiao dikutip bbc.

Setelah mengutip puisi Frost, dia kemudian menyampaikan sebuah kalimat Bufferand yang sangat terkenal yaitu “Let’s get ready to rumble”. Kutipan kalimat itu disambut meriah dan tawa dari sesama anggota dewan atau kongres Filipina.

Pacquiao menjadi anggota kongres Filipina setelah menang dalam pemilihan nasional Mei 2010. Dia berjanji bekerja keras dan meningkatkan kesehatan kawasan selatan Filipina, daerah pemilihannya.

Walau sebagai anggota kongres, Pacquiao tetap sebagai petinju dunia.

Provinsi bagian selatan ini merupakan kampung halaman Pacquiao dan dia tumbuh di daerah tersebut.

Antara lain pertarungan yang pernah dilakoni Pacquiao:

Pertarungan dengan Barrera

Pacquiao kemudian mempertahankan gelar empat kali dengan pelatih anyar kaliber dunia yaitu Freddie Roach di Wild Card Gym, dengan meningkatkan kecepatan tangan dan persiapan mental sebelum pertandingan dan banyak pihak beranggapan bahwa pacquioa telah menetapkan kariernya, dengan bertarung melawan Marco Antonio Barrera. Pacquiao, pada pertarungan ini naik berat badan dan dalam pertarungan Featherweight kelas bulu, dan mengalahkan Barrera melalui TKO di ronde ke-11 di Alamodome, San Antonio, Texas. Meski pertarungan ini bukan pertarungan non-gelar oleh badan tinju , tapi pacquiao diakui sebagai juara dunia oleh Ring Magazine setelah kemenangannya, dan ia memegang gelar itu sampai melepaskannya pada tahun 2005.

Pertarungan dengan Márquez

Hanya 6 bulan dihapus dari kemenang atas Barrera, Pacquiao melanjutkan untuk menantang counterpuncher Meksiko lainnya yang disegani, Juan Manuel Márquez, maka pemenang akan menjadi pemegang World Boxing Association (WBA) dan International Boxing Federation (IBF) kelas bulu. Pertarungan diadakan di MGM Grand berakhir dengan kontroversial setelah pacquiao merobohkan Márquez tiga kali di babak pertama tetapi kehilangan sebagian besar dari putaran terakhir. Salah satu hakim kemudian mengakui telah membuat kesalahan

Pertarungan dengan Morales

Pacquiao sekali lagi bergerak dari berat 126 ke130 lbs untuk melawan legenda Meksiko lainnya, tiga kali juara dunia Erik Morales pada tanggal 19 Maret 2005, di MGM Grand Las Vegas. Namun, kali ini, di pertarungan pertama dalam kelas bulu super, Pacquiao kalah angka mutlak dalam pertandingan 12 ronde dengan keputusan bulat dari para juri.

Kelas bulu WBC International Super

Pada 10 September 2005, Manny Pacquiao berjuang melawan Héctor Velázquez di Staples Center di Los Angeles, California. Dia memukul jatuh Velázquez di ronde ke 6 untuk mendapatkan titel kelas bulu WBC International Super . Pada hari yang sama, rivalnya, Erik Morales, berperang melawan Zahir Raheem. Namun, Morales bertempur dengan penampilan yang loyo, dan kalah dari Raheem melalui keputusan dengan angka mutlak

Pertarungan kedua dengan Morales

pertandingan ulang yang dinantikan antara Pacquiao dan Morales terjadi pada tanggal 21 Januari 2006 di Thomas dan Mack Center di Las Vegas. Dalam pertarungan, Morales lolos dari knocked down ( KO ) dua kali, pertama pada ronde ke dua dengan berpegangan pada tali dan yang lain di ronde ke-6 dengan jatuh pada tubuh wasit. Pacquiao akhirnya menjatuhkan Morales di ronde ke-10, dan membuat dia mendapatkan knockout ( KO ) pertamanya dalam karir tinju.

Pertarungan dengan Oscar Larios

Pada tanggal 2 Juli 2006, Pacquiao Óscar mengalahkan Larios, yang dua kali juara Super Bantamweight yang naik dua kelas untuk menghadapi Pacquiao. Meskipun disumbarkan bahwa akan ada janji knockout cepat, ternyata pertarungan sampai pada ronde 12, dengan Pacquiao menjatuhkan Larios dua kali dalam pertarungan 12-ronde di kelas bulu WBC International Super yang diselenggarakan di Araneta Coliseum di Quezon City, Filipina.

Re-match final dengan Morales

Pacquiao melawan Erik Morales dalam pertarungan .Pacquiao-morales III pada 18 November, 2006. dengan rekor penonton 18.276, dan menjadi saksi Pacquiao mengalahkan Morales melalui KO ronde ketiga di Thomas & Mack Center di Las Vegas.

Pada akhir 2006, ia diangkat oleh HBO dan Ring Magazine sebagai “Fighter of the Year”, dengan HBO juga menyebut dirinya sebagai petinju yang paling menarik tahun ini.

Pacquiao vs De La Hoya

Pada 6 Desember 2008, Pacquiao menghadapi Oscar de la Hoya di MGM Grand Hotel di Las Vegas, Nevada, dalam pertarungan yang disebut Dream Match. Pacquiao menegaskan dirinya atas De La Hoya dari putaran pertama hingga putaran kedelapan. Team De La Hoya memutuskan melemparkan di handuk sebelum dimulainya ronde ke-9. dan Pacquiao menang TKO .

Pacquiao vs Hatton

Pacquiao memulai pertarungan dengan keras, dan hasilnya menjatuhkan Hatton dua kali di babak pertama. Pada bel ke dua, Hatton kembali mendapatkan knocked down untuk ketiga kalinya pada menit 2:59 di babak kedua, Pacquiao pun menang KO.

Pacquiao vs Margarito

Pacman menumbangkan petinju Meksiko Antonio Margarito dalam pertarungan 12 ronde di Stadion Cowboys, Dallas, Sabtu malam waktu setempat.

Pahlawan Filipina ini mencatat keunggulan dari tiga juri atas pukulannya ke Margarito dan memperpanjang rekor kemenangan beruntun yang ke-13.

Pacquiao vs Mosley

Manny Pacman berhasil mengalahkan penantangnya, Shane Mosley, Minggu, 8 Mei 2011. Meski dinyatakan menang angka mutlak, Pacquiao mengaku tidak puas dengan jalannya pertandingan.

Bertarung di MGM Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu, 7 Mei 2011 atau siang tadi WIB, Pacquiao mendominasi duel sejak ronde pertama. Di ronde ketiga, Pacquiao bahkan mampu memaksa Mosley mencium kanvas.

Mosley masih mampu bangkit melanjutkan pertarungan hingga ronde ke-12. Namun ketiga hakim yang bertugas memutuskan pertarungan dimenangkan oleh Pacquiao dengan angka mutlak, yakni 119-108, 120-108, 120-108.

(Dari berbagai sumber..)

About ubanpamungkas
Bugis Tondong Sinjai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: