Ombudsman Terima 521 Aduan

Ombudsman Makassar terus berjuang meningkatkan pelayanan publik di Makassar. Pengaduan warga yang masuk langsung dimediasi Ombudsman dengan pihak-pihak terkait.

KOMISIONER Ombudsman Makassar, HL Arumahi, mengungkapkan sejak berdirinya 2009 lalu hingga kini, lembaga ini sudah menerima 521 pengaduan. 85 persen pengaduan itu tuntas diselesaikan.

Arumahi mengungkapkan hal itu saat diskusi dengan wartawan di Roemah Kopi, Makassar, Selasa, 28 Februari. Diskusi ini difasilitasi team leader program KINERJA Improving Public Services USAID kerja sama Ombudsman Makassar.

Dijelaskan Arumahi, masih ada aduan-aduan yang tidak terselesaikan. Hal itu disebabkan karena beberapa hal. Di antaranya pelapor bukan di wilayah Kota Makassar. Selain itu pelapor juga kerap tidak datang untuk mengklarifikasi lebih lanjut tentang laporannya.

“Saat ini kami hanya bekerja sama dengan LBH (Lembaga Bantuan Hukum ,red). Maka jika terlapor tidak koperatif maka pelapor akan didampingi LBH untuk menuju ke jalur hukum,” kata Arumahi yang mantan wartawan ini.

Selain itu, tambahnya, Ombudsman Makassar juga masih terkendala dengan dana sosialisasi untuk lebih memperkenalkan Ombudsman dengan Masyarakat.

Project Officer Media KINERJA, Wahyu Chandra, kegiatan ini dilaksanakan untuk membahas penguatan dan maksimalisasi peran Ombudsman dalam pengawasan dan peningkatkan kualitas pelayanan publik.

Disadur dari fajar.co.id pada 8 Rabi’ AtTsani 1433 H.

About ubanpamungkas
Bugis Tondong Sinjai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: