Satgas Anti Pornografi Kerdil dan Dangkal

[JAKARTA] Politikus wanita dari Partai Golkar, Nurul Arifin menilai, Satuan Tugas (Satgas) Anti Pornografi berpikiran kerdil dan dangkal.

Pasalnya satgas membuat aturan yang tidak substansial terhadap perempuan yaitu panjang rok mini harus di bawah lima sentimeter.

“Ini membuktikan negara secara struktural telah bertindak tidak fair (adil) terhadap warga negaranya,” kata Nurul di Jakarta, Rabu (28/3).

Wanita yang sempat memerankan tokoh Poppy di film Lupus tahun 1987 ini menyesalkan sikap kerdil satgas anti-pornografi. Menurutnya, maraknya tindak kekerasan terhadap perempuan khususnya masalah perkosaan, bukan karena masalah pakaian.

“Sangat tidak substantif dan diskriminatif. Sebaliknya saya menaruh iba pada laki-laki yang syahwat birahinya hanya diukur dengan panjang pendeknya rok perempuan,” tegas anggota Komisi II DPR RI ini.

Menurutnya, persoalan kekerasan terhadap perempuan bukan semata-mata karena rok mini yang dikenakan kaum hawa itu. Yang harus dibenahi justru keamanan dan kenyamanan transportasi angkutan umum, maraknya peredaran pornografi dan minimnya pendidikan tentang kepribadian dan etika.

“Kuncinya, ya pendidikan. Sekali lagi jangan jadikan perempuan mainan politik yang sifatnya subordinasi dan diskriminasi,” ujarnya.

Dilansir dari suarapembaruan.com pada 12 Jumadil ‘Ula 1433 H.

About ubanpamungkas
Bugis Tondong Sinjai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: