Engkau Telah Pergi  

Oleh: Muhlis H. Pasakai
by
Remang-remang masa lalu melagukan irama
Sebuah puncak penantian ditelan hitam
Simfoni perpisahan beralun sendu
Mentari suci berdepak-depak
Nyanyian puing-puing harapan
Meninggalkan perang mendera
Puluhan selongsong cinta memuntahkan mutiara
Meremukkan sebangsa menara yang kokoh
Menghunjam ke langit-langit asa
Mimpi indah berbalut surga
Memotret awan cucuran air mata
Ditampar angin kabar duka
Rangkai kata seindah dongeng
Definisi setia diujung tombak
Dari keyakinan menjadi fana
Badai garang menghadang langkah
Menanti hempasan keras mematikan
Tak kuasa nyalimu menantang arus
Tak tegar sejatimu memeluk mimpi
Lekang setiamu menanti badai berlalu
Engkau telah pergi…
Meninggalkan jejak kalimat sakral
Mematahkan reranting kebisuan
Samudera bencana kan kuarungi
Berlayar diatas peluh keheningan
Menabrak ombak bebatuan
Hingga kosakata kutaklukkan
Kutaburkan diatas kertas pembuktian
Kunanti sosokmu dalam fiksi paradise…!
Sinjai, Jum’at-13 Dzul Hijjah 1434 H./ 18 Oktober 2013 Miladiyah

About ubanpamungkas
Bugis Tondong Sinjai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: