Jauh Mimpiku

manfaat-mimpi-saat-tidurOleh: Muhlis H. Pasakai

Memang dahulu aku tak pernah bercita-cita mengenyam pendidikan hingga setinggi ini. Menyelesaikan pendidikan di sekolah dasar saja terasa sangat melelahkan. Pendidikan menengah pertama selesai dengan terlunta-lunta, bahkan nyaris tak tersentuh. Entah apa yang menggerogoti pikiranku saat itu hingga tak secuil pun yang mendorongku untuk mencintai kosa kata “terpelajar”. Bisa jadi lingkungan, atau memang kesadaran orang tuaku tentang pendidikan yang belum memadai.

Read more of this post

Advertisements

Gus Ipul Sesalkan Peredaran LKS SMP Bergambar Artis Porno Miyabi

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, menyesalkan peredaran lembar kerja siswa (LKS) yang bergambar artis porno asal Jepang Maria Ozawa Miyabi.

“Seharusnya peredaran itu tidak perlu terjadi. Kami sangat kaget dan prihatin,” katanya di Jombang, Ahad (23/9/2012) seperti dikutip Antaranews.

Gus Ipul mengatakan, instansi terkait sedang mengusut temuan LKS yang di dalamnya terdapat foto Miyabi. Saat ini, pembuat LKS sedang menjalani proses pengusutan.

Dunia pendidikan di Jatim resah dengan peredaran LKS bergambar Miyabi dalam LKS Bahasa Inggris kelas III SMP Islam Brawijaya. Di halaman 36, Bab 2 bagian task 6 tentang Could You Report It?, foto artis film dewasa itu dipasang berdekatan dengan foto aktor Indonesia dan gambar fauna. Siswa diminta mendeskripsikan tentang sosok Miyabi.

Pada sampul LKS itu diketahui ada tiga tim penyusun, di antaranya Giyono, Sumantri, dan Jalil. LKS ini diterbitkan CV Sinar Mulia Mojosari, Mojokerto.

Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kabupaten Jombang, Tri Endah Sektiwati mengatakan sampai saat ini belum ada laporan tentang buku LKS bergambar Miyabi.

“Belum ada laporan tentang buku LKS itu. Jika nanti ada laporan, kami akan meminta agar LKS itu tidak diedarkan,” kata Tri.

Dikutip dari suaraislam.com pada 6 Dzul qa’dah 1433 H./23 September 2012 Miladiyah.

Pemuda Muhammadiyah: Labelisasi teroris menyinggung kalangan Islam dan pesantren

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Saleh P Daulay, menyatakan balas dendam teroris juga terkait dengan labelisasi yang dilakukan berbagai pihak.

Walau demikian, Saleh mengatakan jangan sampai labelisasi yang ditujukan pada santri Pondok Pesantren Ngruki justru membuat mereka sakit hati dan merasa sebagai yang terpinggirkan di Indonesia.

Selama ini, kata Saleh, banyak kosakata yang digunakan pihak berwenang yang menyinggung kalangan Islam dan menyakitkan bagi orang yang berasal dari pesantren.

“Misalnya, dengan membawa nama Islam dan kelompok radikal. Padahal, banyak pahlawan nasional yang berasal dari pesantren,” ujarnya dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9) dikutip republika.

Menurut Saleh, pengkajian kembali UU Penanggulangan Terorisme juga perlu dilakukan, dan klausul mengenai penegakan hukum dan definisi terorisme perlu diperjelas.
Read more of this post

Astaghfirullah, Julia Perez buat tato di punggung dengan lafal adzan

Julia Perez atau lebih akrab dipanggil Jupe terlihat sok pamer saat menghadiri acara DahSyat di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (3/9/2012). Dibalut baju yang bermodel kemben, Jupe pamer tato baru yang bertuliskan huruf Arab di punggungnya. Demikian dikutip dari Detik Foto.

Bukan main-main, tato rangkaian huruf Arab tersebut adalah kaligrafi lafazh adzan yang selalu dikumandangkan oleh kaum Muslimin saban hari lima kali. Yakni kalimat حَيَّ عَلَي الْفَلاَحِ “Hayya ‘alal Falaah”.

Selain haram menurut syariat, tato tubuh yang Jupe lakukan tersebut bisa dijerat Undang-Undang no 1/PNPS/1965 tentang Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama.

Beberapa waktu yang lalu Julia Perez sempat melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci dan berjanji akan tampil lebih tertutup dan sopan. Namun, ternyata janjinya itu tidak ditepati hingga kini.

Disadur dari arrahmah.com pada 17 Syawwal 1433 H./5 September 2012 Miladiyah.

Aktivis Suriah menemukan ’60 mayat’ di luar Damaskus

Paling tidak 60 jenazah ditemukan di luar ibukota Suriah, Damaskus, kata para aktivis, menyusul apa yang disebut oposisi sebagai “pembantaian” oleh pasukan pemerintah.

Tayangan video yang buruk kualitasnya menunjukkan puluhan jenazah yang ditemukan dalam keadaan terbakar, banyak di antara mereka dengan tangan terikat.

Para aktivis mengatakan mayat-mayat itu ditemukan Kamis (16/08) di tempat pembuangan sampah di luar Qatana, di barat daya Damaskus.

Mereka mengatakan masih mencoba untuk mengetahui siapa korban yang ditemukan itu.
Para aktivis mengatakan pasukan pemerintah mengeksekusi para korban sebelum dibakar.
Temuan itu terjadi setelah PBB mengumumkan berakhirnya misi pengawas secara resmi.
Korban tewas 21.000.
Read more of this post

Pertama kali, Pasangan Gay Selenggarakan Perkawinanya di Malaysia

Meski Perdana Menteri Najib Razak telah mengatakan dalam pidatonya bahwa perilaku gay, lesbian dan waria adalah bagian dari “budaya menyimpang” yang seharusnya “tidak punya tempat di negara ini.” Tetapi rupanya statement tersebut tidak dihiraukan oleh dua pasangan gay kelahiran Malaysia, Ngeo Boon Lin dan pasangannya yang merupakan keturunan Afrika-Amerika, Phineas III.

Ngeo Boon Lin, seorang pendeta gay etnis Cina yang menikahi pasangan produser musiknya di New York tahun lalu telah memenuhi sumpah untuk mengadakan pesta pernikahan di Malaysia, negara asalnya, mereka percaya bahwa pernikahan tersebut adalah yang pertama kali terjadi di negara mayoritas muslim.

Pada Sabtu lalu, pasangan gay ini mengadakan resepsi tertutup dengan sekitar 200 tamu, termasuk beberapa wartawan berbahasa Cina yang diminta untuk tidak melaporkan acara tersebut sampai acara pernikahan tersebut selesai diadakan.

“Kami bersyukur bisa membuat sejarah baru di Malaysia”, kata kedua pasangan gay tersebut seperti yang dikutip dari alarabiya.net, Selasa (07/08/2012).
Read more of this post

Dahlan Iskan: Menulis Seperti Naik Sepeda

Bogor – Menulis itu seperti naik sepeda tidak ada sekolahnya dan tidak ada khursus latihannya, siapapun bisa menjadi penulis, demikian dikatakan Menteri BUMN Dahlan Iskan di Bogor, Sabtu.

Di hadapan 200 peserta Pesantren Kilat Ramadhan 1433 H bertema “Jurnalistik dan Kepemimpinan” untuk pelajar, mahasiswa, anak yatim dan “dhuafa”, Dahlan mengatakan, menjadi seorang penulis (wartawan) tidak sulit.

Seseorang hanya perlu terus berlatih dan berlatih seperti menaiki sepeda maka lambat laun akan bisa dan terbiasa. Ia menambahkan, untuk menghasilkan sebuah tulisan yang bagus, seseorang harus terus menulis tanpa menunggu tulisan bagus atau jelek.

“Menulis aja terus, jangan berhenti mencoba nanti setelah terbiasa akan bagus dengan sendirinya,” katanya. Dahlan menceritakan masa lalunya pertama kali menulis tentang pondok pesantren milik keluarganya.
Read more of this post

Biaya Masuk PT Melangit, Orang Miskin Dilarang Kuliah?


“Orang Miskin Dilarang Sekolah”, itulah salah satu judul buku karya seorang penulis Yogyakarta, Eko Prasetyo, beberapa tahun silam. Apalagi kini, setelah Undang-undang Perguruan Tinggi disahkan pada Jumat (13/7/2012) lalu, orang miskin benar-benar ‘dilarang’ sekolah. Pasalnya, biaya sumbangan ke Universitas angkanya melangit.

Seorang calon mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya, bahkan tak segan bila harus membayar hingga Rp 500 juta untuk masuk jurusan yang diinginkannya.

Sebelumnya, sejumlah calon mahasiswa jalur mandiri telah menyiapkan sumbangan pembinaan dan peningkatan pendidikan agar bisa kuliah di Unair. Salah seorang pendaftar bernama Dina mengaku tak keberatan menyumbang Rp 300 juta agar dapat masuk jurusan kedokteran. “Saya ingin kuliah kedokteran karena sesuai dengan jurusan saya di IPA,” kata Dina seperti diberitakan Tempo.co, Rabu (25/7/2012).
Read more of this post

Penerima Nobel Ingatkan tentang Bahaya Merokok

Dr Harold Varmus, peraih Nobel dalam studi genetik dasar kanker, saat ini tengah berkunjung ke Indonesia. Dalam lawatannya ini ia memberikan seminar mengenai bagaimana perubahan gen bisa memicu kanker. Selain itu, ia menekankan bahaya merokok terhadap risiko kanker.

Berdasar pengalaman Dr Varmus yang juga tengah menjabat sebagai Direktur National Cancer Institute (NCI) di AS ini, pencegahan kanker merupakan faktor yang sering diremehkan.

Saat ini, NCI memiliki program unggulan pencegahan kanker lewat pengendalian perilaku. Selain itu, jika kanker dapat dideteksi sejak dini, maka kemungkinan kesembuhan pasien akan lebih besar.

Dr Varmus menyoroti salah satu faktor risiko terbesar penyebab kanker di Indonesia, yaitu rokok. Rokok diketahui sangat berisiko menyebabkan kanker, terutama kanker paru.
Read more of this post

Mengapa Aku Tobat Dari Islam Liberal?

Dulu, diriku termasuk anak muda yang mengandrungi pemikiran pemikiran produk Islam liberal, tapi itu dulu, sekarang aku sudah tobat dari Islam liberal. Tentu ada yang bertanya,mengapa aku memutuskan tobat dari Islam liberal?

Dalam perjalanan hidup aku pernah merasa kebosanan yang amat sangat dengan kajian kajian Islam model lama kemudian tampa sengaja aku menemukan Islam Liberal, mereka menawarkan sesuatu yang ”baru” dalam mengkaji Islam.

Namun setelah ke sini sini aku pun menyadari bahwa ternyata apa yang mereka lakukan tidak lain hanyalah menyontek, ya, Islam liberal memang meniru Yahudi Liberal. Lihatlah bagaimana kaum Yahudi Liberal merontokan pondasi pondasi dasar agama Yahudi, di mana mereka setuju dengan pernikahan sejenis bahkan membuka jasa konsultasi pernikahan sejenis. Menurut mereka agama Yahudi bisa saja di rombak sesuai dengan perkembangan zaman.

Bandingkan dengan Islam Liberal, bagaimana mereka mendukung penuh Irshad Manji seorang aktivis lesbian, para aktivis Islam liberal juga telah menulis sebuah buku aneh yang mereka beri judul,” Indahnya kawin sesama jenis”. Apa enggak serem?
Read more of this post

Di Akhir Zaman, ‘Mazhab’ Artis Paling Banyak Diikuti Masyarakat

Klaten (SI ONLINE) – Tak bisa dipungkiri lagi bahwa kondisi masyarakat sekarang ini, khususnya umat Islam, semakin terpuruk dan rusak keadaannya. Disamping karena bodoh dan tidak faham tentang masalah dien (agama), hal tersebut juga dikarenakan “krisis” keteladanan dalam mengamalkan dien (agama) mereka sebagai cara untuk menghantarkan ke kehidupan yang abadi, yaitu akhirat.

Dengan rusaknya masyarakat dan umat Islam tersebut karena kebodohan mereka dalam urusan dien, akhirnya dengan ‘sekenanya’ mereka mencari sesuatu yang bisa ditiru dan dicontoh untuk dijadikan panutan dan solusi untuk mengarahkan diri dan hidup mereka, menuju gaya hidup yang bisa menjadikan mereka ‘enjoy’ dan nyaman serta tujuan setiap manusia yaitu masuk surga.

Dan salah satu trend dan ‘mazhab’ yang paling laku dan laris di akhir zaman nanti adalah gaya hidup Artis. Gaya hidup artis, baik artis yang beragama Islam atau diluar Islam (yang beragama Kafir), artis dalam negeri maupun luar negeri akan banyak dijadikan ‘referensi’ umat di akhir zaman nanti untuk dijadikan barometer dan sebuah panutan dalam menjalankan kehidupan mereka.
Read more of this post

Menyoal Gaji Pegawai Negeri (PNS)

Berikut ini, ada sebuah pertanyaan yang pernah diajukan ke Majalah Al-Furqon, yang kemudian dijawab oleh Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi.

Pertanyaan:
1. Bagaimana hukum bekerja sebagai pegawai negeri, karena sumber dana pemerintah selain dari dana halal juga dari dana yang tidak jelas seperti pariwisata, pajak? Apakah ada perincian lagi, kalau instasi pajak atau pariwisata tidak boleh tapi instasi lain boleh? Apakah kita termasuk wala’ (loyalitas –red) kepada taghut jika kita bekerja di sana?

2. Apakah ikhtilat (campur baur lawan jenis –red) di tempat kerja dapat dikatakan darurat karena hampir di semua tempat kita sulit menghindarinya?
Read more of this post

Elly Risman Musa SPsi, Psikolog Yayasan Kita dan Buah Hati: “Indonesia Berada di Jurang Kehancuran”

Agustus 2010

Belum lama ini bangsa Indonesia dikejutkan dengan video porno pasangan artis terkenal. Tokoh agama, masyarakat, bahkan pemerintah ikut marah. Apalagi video tersebut itu mudah dikopi dari tangan ke tangan melalui handphone (HP) anak-anak SD hingga SMU.

Tapi, yang tak kalah mengejutkan, temuan terbaru Yayasan Kita dan Buah Hati belum lama ini menunjukkan, sekitar 67 persen dari 2.818 siswa SD kelas 4-6 sudah pernah mengakses pornografi. Astaghfirullah…

Menurut temuan itu, rata-rata anak usia belia mengakses lewat media yang ada di sekitarnya, seperti komik, internet, game, film/TV, majalah, koran dan handphone.
Read more of this post

Kampanye Kondom Pada Remaja, Menkes Nafsiah Dituding Menteri Cabul

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono melantik menteri kesehatan yang baru, Nafsiah Mboi menggantikan mendiang Endang Rahayu Sedyaningsih, pada Kamis (14/6/2012). Nafsiah Mboi sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Nasional Komisi Penanggulangan AIDS Indonesia.

Menjabat sebagai Menkes, Nafsiah Mboi melakukan gebrakan pertama yaitu menggalakkan kampanye penggunaan kondom. Ia menyatakkan akan meningkatkan kampanye penggunaan kondom kepada masyarakat, untuk mencegah kehamilan beresiko guna memerangi HIV/AIDS.

“Kampanye kondom bukan sembarang kampanye. Itu adalah salah satu indikator dalam MDGs poin 6, yaitu penggunaan kondom pada seks beresiko. Jadi itu kewajiban kami untuk mengampanyekan kondom pada seks beresiko,” ujarnya, dalam konferensi pers di Kantor Kementrian Kesehatan, , Kamis (14/6/2012).

…Nafsiah Mboi adalah menteri cabul dan liberal. Baru menjabat menteri sudah bikin heboh dengan kampanye kondom bagi remaja yang belum menikah…

Mengingat banyaknya kasus kehamilan yang terjadi tanpa perencanaan, maka kampanye kondom akan menyasar kepada anak-anak remaja.
Read more of this post

Teliti Wahdah, Dosen Unifa Gelar Doktor Bidang Sosial

Setelah sebelumnya Mahasiswa Pascasarjana UNM (Universitas Negeri Makassar) dan UIN (Universsitas Islam Negeri) Makassar menyelesaikan program doktoralnya dengan obyek penelitian Wahdah, kini giliran Dr.H.Hadiati, M.Si Dosen Kopertis Universitas Fajar (Unifa) menyelesaikan Program Doktoralnya bidang Sosial pada Pascasarjana Fisip Unhas Program Studi Ilmu Sosiologi.

Desertasi istri dari Dekan FBS UNM Dr.H. Mansur Akil, M.Pd ini mengangkat judul tentang Komunikasi Dakwah dan Dinamika Kelompok Wahdah Islamiyah di Sulawesi Selatan. (The Preaching Communication and Group Dynamics of Wahdah Islamiyah in South Sulawesi). Dipaparkan dalam Ujian Promosi, Selasa 4 Januari 2011 di gedung PKP Unhas.

Bertindak Sebagai Promotor adalah Prof.Dr.H.Hafied Cangara, M.Sc, Kopromotor oleh Prof Dr.HM.Tahir Kasnawi, SU dan Prof.Dr.H.Ahmad M.Sewang, MA. Tim Penguji: Prof.Dr.Andi Alimuddin Unde, M.Si, Prof.Dr. Darmawan Salman, MS, Prof Dr.H.Abu Hamid, dan Prof.Dr.Abdul Salam, M.Si
Dalam awal presentasenya, Peneliti mengungkapkan bahwa latar belakang Dertasinya ini, bahwa era modern saat ini, memberikan dampak positif dan negatif. Dampat negatif yang terlihat adalah nilai agama termarginalkan dengan paham sekulerisasi yang berujung pada dekadensi moral. Dengan adanya fenomena ini, Wahdah Islamiyah sebagai salah satu organisasi agama berupaya untuk mengembalikan nilai agama ke tengah masyarakat.
Read more of this post